Arda Dinata
Arda Dinata
Arda Dinata adalah penulis storytelling religius yang dikenal dengan gaya penulisannya yang lembut, empatik, dan tidak menggurui. Dengan pengalaman menulis ratusan ribu konten inspiratif yang menyentuh pembaca.
🌐 Jaringan Blog Arda Dinata
Logo Buku dan Novel Inspiratif Online
Temukan lebih banyak
Memuat daftar buku...
Selamat Datang dan Sukses
Arda Dinata
Dilihat ... Bab

📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!


Selamat Datang di Situs

PUSAT INSPIRASI SUKSES HIDUP ANDA

















BPK, Pengelolaan Keuangan Negara dan Kesejahteraan Rakyat
Oleh Arda Dinata






“Pengelolaan keuangan negara merupakan suatu kegiatan yang akan mempengaruhi peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat dan bangsa Indonesia.” (Prof. Dr. Anwar Nasution)
TERKAIT dengan tata kelola keuangan negara, dewasa ini paling tidak telah terjadi tiga perubahan. Pertama, meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memiliki pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan dalam mengelola keuangan negara. Kedua, kewajiban pemerintah pusat dan daerah untuk menyusun laporan keuangan sebagai wujud akuntabilitas pengelolaan keuangan negara/daerah. Ketiga, pemberian otonomi kepada daerah dalam melakukan pengelolaan keuangan daerah dan juga keuangan pemerintah pusat. Pengelolaan keuangan negara yang sebelumnya terpusat di ibu kota negara menjadi tersebar di masing-masing provinsi dan kabupaten/kota. Adanya perubahan-perubahan dalam penyelenggaraan negara tersebut, maka mau tidak mau sangat mempengaruhi posisi BPK, sebagai satu-satunya lembaga yang bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Lalu, apa hubungannya antara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pengelolaan keuangan negara dan kesejahteraan rakyat? Dengan kondisi keuangan negara yang terkelola dengan baik, maka paling tidak kewajiban terselenggaranya sistem jaminan sosial kesejahteraan rakyat dapat terpenuhi oleh pemerintah. Permasalahannya adalah mampukah BPK berperan dalam tata kelola keuangan negara yang baik tersebut? Tugas Pokok BPK Dalam konteks kehidupan bernegara di Indonesia, UUD 1945 menciptakan BPK sebagai lembaga tinggi negara dengan tugas pokok melakukan pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, baik berupa stok asetnya maupun transaksi dalam membelanjai kegiatannya. Tujuan dari pemeriksaan yang dilakukan BPK ini, tidak lain adalah untuk memelihara transparansi fiskal guna menciptakan clean government dan good governance. Yang mana, elemen pokok dari transparansi fiskal itu berupa integritas ataupun kebenaran laporan keuangan negara. Pada hakikatnya, transparansi fiskal ini mengandung empat elemen dasar pokok (Anwar Nasution; 2004). Pertama, adanya kejelasan peranan serta tanggung jawab lembaga negara. Dalam kaitan ini, termasuk kejelasan pembagian tugas, kewenangan, maupun tanggung jawab semua cabang pemerintah, baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif. Kejelasan pengaturan itu juga mencakup mekanisme koordinasi dan manajemen kegiatan anggaran maupun nonanggaran. Kedua, adanya keterbukaan informasi kepada masyarakat luas, baik berupa kegiatan di masa lalu, pada saat sekarang, maupun mengenai rencana ke depan. Dokumentasi anggaran, neraca, maupun laporan lainnya mengenai keuangan negara harus terbuka untuk umum dan mencakup transaksi anggaran resmi maupun kegiatan nonbujeter terkonsolidasi. Termasuk di dalam dokumen laporan itu kewajiban kontijensi, pajak terselubung, maupun kegiatan kuasi fiskal, posisi utang serta kekayaan negara. Ketiga, adanya keterbukaan informasi dalam proses penyusunan anggaran maupun pelaksanaan serta pelaporannya. APBN tahunan hendaknya disiapkan dan dipresentasikan dalam kerangka asumsi perkiraan besaran model ekonomi makro yang komprehensif dan konsisten. UU No. 17 tahun 2003 menetapkan bahwa laporan pertanggungjawaban APBN/APBD setidaknya terdiri dari laporan realisasi anggaran, neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan yang disusun sesuai standar akuntansi pemerintah. Keempat, menyangkut kebenaran ataupun integritas keuangan negara. Data anggaran mencerminkan proyeksi penerimaan dan pengeluaran negara yang disusun berdasarkan asumsi perkembangan ekonomi makro tertentu untuk mewujudkan komitmen kebijakan pemerintah yang tertentu pula. Kebenaran data yang dimuat dalam dokumen anggaran perlu dipelihara dan disusun berdasarkan standar akuntansi baku dan perlu diperiksa konsistensi internalnya dan direkonsiliasikan dengan data sumber lainnya. Langkah Strategis Sebagai realisasi peran BPK dalam tata kelola keuangan negara yang baik, maka paling tidak ada empat langkah strategis yang dapat dilakukan. Pertama, BPK harus mampu berperan sebagai lembaga pemeriksa keuangan negara yang independen dan profesional. BPK harus mengedepankan nilai-nilai independensi dan profesionalisme dalam semua aspek tugasnya menuju terwujudnya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara. Kedua, BPK harus mampu memenuhi semua kebutuhan dan harapan pemilik kepentingan, yaitu DPR, DPD, DPRD, dan masyarakat pada umumnya dengan menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada pemilik kepentingan atas penggunaan, pengelolaan, keefektifan, dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara. Ketiga, BPK harus mampu menjadi pusat regulator di bidang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Artinya BPK dalam kesehariannya harus menjadi pusat pengaturan di bidang pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang berkekuatan hukum mengikat, yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas, wewenang dan fungsi BPK sebagaimana ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Keempat, BPK mampu mendorong terwujudnya tata kelola yang baik atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. BPK sebagai satu-satunya lembaga yang bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, harus dapat mendorong peningkatan pengelolaan keuangan negara dengan menetapkan standar yang efektif, mengindentifikasi penyimpangan, meningkatkan sistem pengendalian intern, menyampaikan temuan dan rekomendasi kepada pemilik kepentingan, dan memiliki efektivitas tindak lanjut hasil pemeriksaan. Terkait dengan isu tata kelola dalam manajemen keuangan pemerintah, belum lama ini kembali mengemuka, tatkala BPK memberi status disclaimer (tidak memberi pendapat) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2005. BPK menemukan Rp 35,6 triliun aset BUMN yang tidak jelas statusnya; ratusan rekening pemerintah yang tidak tercatat di neraca pemerintah pusat; serta ratusan rekening yang diatasnamakan pribadi --semua berjumlah Rp. 8,54 triliun (Kompas, 4 dan 5/10/06). Alasan yang paling standar dan elementer terhadap fenomena itu, adalah banyak birokrat yang sengaja membuat banyak rekening di departemennya --atas nama pribadi-- untuk menampung dana berbagai macam proyek. Namun, menurut A Tony Prasetiantono, dosen Fakultas Ekonomi UGM, dalam prinsip tata kelola yang baik, cara ini jelas tidak bisa diterima. Dengan cara pencatatan yang amburadul seperti itu, praktis dapat membuka peluang moral hazard, atau lebih konkretnya praktik manipulasi dan korupsi. Cara ini juga menyebabkan rentang pengawasan menjadi lebih luas, sehingga lebih sulit dilakukan. Itulah sebabnya BPK merasa kebingungan menilai (confused), sehingga akhirnya mengeluarkan status disclaimer. Menyikapi kenyataan tersebut, maka dalam rangka untuk tidak mengulang rapor disclaimer, para birokrat pemerintah harus memperbaiki tata kelola keuangannya. Untuk membenahi tata cara pengelolaan keuangan negara yang baik, syaratnya paling tidak kita harus memenuhi lima asas tata kelola yang baik, yakni transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, keadilan, dan independen. Catatan Penutup Dengan terciptanya tata kelola keuangan negara yang baik, maka langkah pemenuhan kesejahteraan rakyat akan segera terwujud. Hal ini cukup beralasan, karena dana-dana yang tidak terkelola dengan baik dan biasanya menjadi peluang munculnya KKN, dapat pemerintah kelola untuk membentuk sistem jaminan sosial bagi masyarakat. Inilah, barangkali makna dari ungkapan ketua BPK, Prof. Dr. Anwar Nasution bahwa: “Pengelolaan keuangan negara merupakan suatu kegiatan yang akan mempengaruhi peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat dan bangsa Indonesia.” Apalagi saat ini, bangsa Indonesia telah mengalami sebuah lompatan besar dari perubahan UUD 1945 yaitu perubahan pasal 34 ayat (2), yang secara tegas menunjukkan kemauan politik untuk melaksanakan sistem jaminan sosial dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat (Sulastomo; 2002). Untuk itu, agar terwujud tata kelola pemerintahan yang baik, maka pemerintah harus terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara/daerah. Salah satunya berupa reformasi keuangan negara mencakup bidang peraturan perundang-undangan, kelembagaan, sistem dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dalam bidang keuangan negara, perubahan dasar yang harus dilakukan bagi institusi negara adalah mengubah pola administrasi keuangan (financial administration) menjadi pengelolaan keuangan (financial management). Sebagai langkah proaktif, mau tidak mau peningkatan kualitas SDM di bidang keuangan negara/daerah menjadi hal yang sangat mendesak dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Bagi BPK sendiri, harus mampu melakukan langkah strategis di atas dan terus menyerap berbagai masukan terkait aspek-aspek di luar kemampuan teknis akuntansinya. Akhirnya, dengan usaha dan peran seperti itu, maka diharapkan BPK menjadi lembaga tinggi yang bijak, penuh wibawa dan mensejahterakan rakyatnya. Wallahu’alam. Penulis, pemerhati masalah sosial dan pendiri Majelis Inspirasi Alquran & Realitas Alam (MIQRA) Indonesia, www.miqra.blogspot.com. Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Karya Tulis 60 tahun BPK. ***

Tags

Daftar Bab
Memuat bab...

Tulis Komentar di Bawah ini!

Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Nyamuk
Bersahabat Dengan Nyamuk
Beli / Baca
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / Baca
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / Baca
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Malaria
Bersahabat Dengan Malaria
Beli / Baca
Atasi Penyakit Skabies
Atasi Penyakit Skabies
Beli / Baca
Sanitasi Atasi Stunting
Sanitasi Atasi Stunting
Beli / Baca
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Rahasia Kimia Cinta
Rahasia Kimia Cinta
Beli / Baca
Kesehatan Ibu dan Anak
Kesehatan Ibu & Anak
Beli / Baca
Menguasai Kecerdasan Buatan AI Untuk Pemula
Menguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / Baca
SMART Sanitation
SMART Sanitation
Beli / Baca
Pola Makan Sehat di Era Digital
Pola Makan Sehat di Era Digital
Beli / Baca
Dunia Sanitasi Lingkungan
Dunia Sanitasi Lingkungan
Beli / Baca
Manusia dan Lingkungan
Manusia dan Lingkungan
Beli / Baca
Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Manajemen Proyek
Kepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / Baca
Keperawatan Jiwa
Keperawatan Jiwa
Beli / Baca
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Kesehatan Alat Makan
Kesehatan Alat Makan
Beli / Baca
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / Baca
Mindmap Penulisan Buku
Mindmap Penulisan Buku
Beli / Baca
Menjadi Penulis Mandiri
Menjadi Penulis Mandiri
Beli / Baca
Strategi Produktif Menulis
Strategi Produktif Menulis
Beli / Baca
Creative Writing dan Writerpreneurship
Creative Writing & Writerpreneurship
Beli / Baca
Membangun Keluarga Berkualitas
Membangun Keluarga Berkualitas
Beli / Baca
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / Baca
Keluarga Penuh Cinta
Keluarga Penuh Cinta
Beli / Baca
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / Baca
Pernikahan Berkalung Pahala
Pernikahan Berkalung Pahala
Beli / Baca
Mengikat Cinta Kasih
Mengikat Cinta Kasih
Beli / Baca
Surga Perkawinan
Surga Perkawinan
Beli / Baca
Ibu Cinta Yang Tak Berbatas
Ibu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / Baca
Ayahku Guruku Guru Kami
Ayahku, Guruku, Guru Kami
Beli / Baca
Cerdas dan Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Cerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / Baca
RETAKAN
RETAKAN
Beli / Baca
Pecahan Cinta
Pecahan Cinta
Beli / Baca
Whispers of the Sunset
Whispers of the Sunset
Beli / Baca
Epos Aurora Petualangan di Alam Semesta
Epos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / Baca
Melangkah Dalam Cahaya Prinsip Hidup Ala Rasulullah
Melangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / Baca
Menjadi Orang Bahagia
Menjadi Orang Bahagia
Beli / Baca
Merajut Cinta Allah
Merajut Cinta Allah
Beli / Baca
Pemberdayaan Majelis Taklim
Pemberdayaan Majelis Taklim
Beli / Baca
Bermesraan Dengan Kebaikan
Bermesraan Dengan Kebaikan
Beli / Baca
Dear Friend
Dear Friend
Beli / Baca
Taman-Taman Kebeningan Hati
Taman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca