📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!
Oleh: Arda Dinata
Kecantikan itu, bikin orang terlihat awet muda. Itulah, sebabnya bicara kecantikan akan selalu menghiasi pikiran tiap wanita muda. Itu suatu naluriah sebagai seorang wanita. Dan kecantikan itu, pastinya bikin mempesona para pria dewasa.
Dunia itu perhiasan. Dan kehidupan dunia itu, sungguh merupakan pancaran kesenangan yang bersifat sementara. Keberadaan perhiasan maupun kesenangan itu memiliki karakter yang dapat melalaikan manusia. Untuk itu, berhati-hatilah terhadap keberadaan dan tipu dayanya.
Secara bahasa, perhiasan diartikan sebagai sebuah benda yang digunakan untuk merias atau mempercantik diri. Perhiasan biasanya terbuat dari emas ataupun perak dan terdiri dari berbagai macam bentuk, mulai dari cincin, kalung, gelang, liontin dan lain-lain. Itulah aksesoris perhiasan secara fisik.
Padahal ada perhiasan yang tidak hanya membikin cantik lahir saja, tapi ia membuat seseorang terlihat cantik lahir dan batin serta awet muda. Kecantikan model ini, tentu tidak hanya keinginan wanita. Para pria pun, berharap awet muda dan ketampanannya terpancar secara lahir batin. Pertanyaannya, perhiasan macam apakah itu?
Terkait itu, ketika ditanya mengapa ia tampak muda meski hidupnya sukar, Ibu Teresa menjawab, "Terkadang perasaan baik dari dalam lebih berharga daripada seorang ahli kecantikan."
Yup, benar pisan! Perasaan baik memberi cahaya pada aura kecantikan wajahnya. Wajah alami nan penuh pesona. Tatapan matanya mendebarkan isi hati. Tutur katanya sopan dan penuh inspirasi. Perilaku akhlak dan pikirannya memberi aura kecerdasan akal budi. Itulah perhiasan yang melahirkan kecantikan sejati.
Perasaan baik dari dalam diri itu sebagai perhiasan dan mahkota terindah yang layak dimiliki tiap manusia. Perasaan baik dari dalam diri akan mempengaruhi jiwa dan pikiran manusia. Dari sinilah akan lahir rasa malu dalam pola pikirnya.
Islam menggambarkan, wujud adanya rasa malu itu bagaikan sebuah permata yang disimpan dalam sebuah bejana bening. Jelas-jelas mempesona, terlihat dan terpancar keindahannya. Bagi Anda yang memakai perhiasan rasa malu ini akan terlihat lebih indah dan memukau mata yang memandangnya.
Rasulullah Saw. berkata, "Tidak ada sifat keji yang melekat pada sesuatu, kecuali ia akan memperburuknya. Tidak ada rasa malu yang melekat pada sesuatu, kecuali ia akan menghiasinya." Begitu isi yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra.
Bagaimana indikator rasa malu ini dapat mewujudkan dan menjaga utuhnya perasaan baik dalam diri seseorang? Cara sederhana dan paling mudah adalah dengan mengkonsulkan adanya rasa malu ini kepada hati nurani. Artinya, setiap kali ada masalah atau akan melakukan suatu perbuatan yang kadangkala kita ada keragu-raguan, maka sebelum melakukannya coba tanyakan langsung kepada hati nurani kita masing-masing. Sebab, hati nurani itu jujur.
Jagalah selalu perasaan baik itu agar hidupmu penuh dengan kecantikan dan terlihat lebih muda. Untuk itu, ada pesan dari Abu Bakar Ash-Shiddiq ra berikut ini:
"Ada delapan perkara yang merupakan perhiasan bagi delapan perkara lainnya, yaitu: Pertama, memilihara diri dari meminta merupakan perhiasan bagi kefakiran;
Kedua, bersyukur kepada Allah merupakan perhiasan bagi nikmat yang telah diberikan-Nya;
Ketiga, sabar adalah perhiasan bagi musibah;
Keempat, tawadhu adalah perhiasan bagi (kemuliaan) nasab;
Kelima, santun adalah perhiasan bagi ilmu;
Keenam, rendah hati adalah perhiasan bagi seorang pelajar;
Ketujuh, tidak menyebut-nyebut pemberian merupakan perhiasan bagi kebaikan;
Kedelapan, khusyu adalah perhiasan bagi sholat."
Itulah delapan perhiasan yang akan menjaga perasaan baik selalu tumbuh dan bermesraan dengan hidup Anda, sehingga kecantikan pun setia melekat dalam tubuh kita.
Bagaimana menurut Anda? Semoga bermanfaat dan sukses berkah selalu. Aamiin.
Arda Dinata,
Penulis, Peneliti dan Pendiri Majelis Inspirasi Alquran & Realitas Alam (MIQRA) Indonesia,
Daftar Bab
Memuat bab...
Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / BacaBersahabat Dengan Nyamuk
Beli / BacaRahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / BacaMembongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / BacaPendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / BacaBersahabat Dengan Malaria
Beli / BacaAtasi Penyakit Skabies
Beli / BacaSanitasi Atasi Stunting
Beli / BacaStandar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaRahasia Kimia Cinta
Beli / BacaKesehatan Ibu & Anak
Beli / BacaMenguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / BacaSMART Sanitation
Beli / BacaPola Makan Sehat di Era Digital
Beli / BacaDunia Sanitasi Lingkungan
Beli / BacaManusia dan Lingkungan
Beli / BacaKepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / BacaKeperawatan Jiwa
Beli / BacaDasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaEpidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaKesehatan Alat Makan
Beli / BacaProduktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / BacaMindmap Penulisan Buku
Beli / BacaMenjadi Penulis Mandiri
Beli / BacaStrategi Produktif Menulis
Beli / BacaCreative Writing & Writerpreneurship
Beli / BacaMembangun Keluarga Berkualitas
Beli / BacaKebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / BacaKeluarga Penuh Cinta
Beli / BacaMelapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / BacaPernikahan Berkalung Pahala
Beli / BacaMengikat Cinta Kasih
Beli / BacaSurga Perkawinan
Beli / BacaIbu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / BacaAyahku, Guruku, Guru Kami
Beli / BacaCerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / BacaRETAKAN
Beli / BacaPecahan Cinta
Beli / BacaWhispers of the Sunset
Beli / BacaEpos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / BacaMelangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / BacaMenjadi Orang Bahagia
Beli / BacaMerajut Cinta Allah
Beli / BacaPemberdayaan Majelis Taklim
Beli / BacaBermesraan Dengan Kebaikan
Beli / BacaDear Friend
Beli / BacaTaman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca




Tulis Komentar di Bawah ini!