📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!
Lalat adalah hama pembawa
penyakit karena mereka menemukan makannya dari limbah hewan dan manusia,
bangkai dan sampah. Bakteri yang berasal dari tempat lalat biasanya makan akan
terjebak di mulut mereka dan bantalan kaki mereka yang pada akhirnya menyebar
ke tempat dimana mereka akan mendarat.

Lalat dapat secara berkala ditemukan di rumah-rumah dan tempat di seluruh Indonesia. Beberapa spesies lebih umum daripada yang lainnya dan tertarik dengan lingkungan yang berbeda sesuai dengan kebiasaan dan siklus hidup alami mereka. Mengetahui ukuran, kebiasaan, musiman, dan siklus hidup dari spesies lalat yang berbeda dapat membantu mengidentifikasi metode pengendalian lalat yang paling efektif.
Fakta: Rata-rata lalat rumah dewasa akan hidup sekitar 30 hari. Mereka melalui siklus 4 tahap yang sempurna yang mencakup telur, larva, pupa dan dewasa.
Fakta Tentang Lalat
Meskipun binatang lalat berukuran kecil dan terlihat tidak berbahaya, lalat kecil ini dapat membawa banyak bakteri dan kuman yang berbahaya bagi kesehatan manusia.
Sering ditemukan beristirahat di atap dan dinding bangunan, perkembangbiakan lalat betina dikenal sangat cepat. Oleh karenanya, tentu bukan ide yang baik apabila Anda membiarkan lalat terbang dengan bebas di dalam rumah atau tempat bisnis Anda.
Pelajari lebih lanjut mengenai 5 fakta tentang lalat yang perlu Anda ketahui melalui video animasi singkat berikut ini!
Lalat rumah

Ciri-ciri
- Lalat dewasa mempunyai panjang 5-8 mm.
- Rongga dada berwarna abu-abu dengan 4 garis sempit.
- Perut kuning.
- Ditutupi dengan rambut kecil yang berfungsi sebagai organ pengecap.
- Mata majemuk kompleks - dengan ribuan lensa memungkinkan mereka mempunyai penglihatan yang luas.
- 4 pembuluh darah sayap bengkok dan agak meruncing.
- Larva berwarna putih dan meruncing ke ujung titik kepala.
- Terdapat 2 ventilator "titik" pada ujung belakang, tidak berkaki dan panjangnya 12 mm ketika dewasa.
Siklus Hidup
- Lalat dewasa mempunyai panjang 5-8 mm.
- Rongga dada berwarna abu-abu dengan 4 garis sempit.
- Perut kuning. Ditutupi dengan rambut kecil yang berfungsi sebagai organ pengecap.
- Mata majemuk kompleks - dengan ribuan lensa memungkinkan mereka mempunyai penglihatan yang luas.
- 4 pembuluh darah sayap bengkok dan agak meruncing.
- Larva berwarna putih dan meruncing ke ujung titik kepala.
- Terdapat 2 ventilator "titik" pada ujung belakang, tidak berkaki dan panjangnya 12 mm ketika dewasa.
(Musca domestica)
Lalat rumah adalah pembawa utama penyakit dan dapat menginfestasi segala tipe bangunan. Mereka tertarik dengan segala macam makanan, termasuk makanan manusia, makanan hewan, pembuangan makanan, dan bahkan kotoran. Melihat lalat dewasa biasanya merupakan tanda yang paling umum dari aktivitas dan masalah yang berpotensi muncil. Larva bisa juga terlihat ketika mereka merangkak keluar dari tempat perkembangbiakkan untuk menjadi kepompong.
Lalat hijau
(Calliphora vomitoria)
Lalat hijau ( juga dikenal sebagai lalat tiup) dapat sering terlihat terbang di sekitar tempat sampah. Mereka tertarik dengan kotoran hewan dan hewan mati seperti yang terkenal sebagai pembawa penyakit. Nama mereka berasal dari warna-warni mereka yang mirip dengan botol berwarna.
Ciri-ciri
- Lalat dewasa panjangnya 1/4" - 1/12" inchi.
- Berwarna biru metalik.
- Larva - Sama seperti larva lalat rumah dalam segala hal kecuali ukurannya.
- Ketika dewas berukuran 3/4'' inchi.
- Mereka memerlukan waktu 7-12 hari untuk menjadi dewasa.
Ketertarikan
- Telur menetas 0-18 jam (Perkembangan secara parsial dapat terjadi dalam betina).
- Berkembang biak kebanyakan pada daging, terkadang keju, hama pada umumnya dari burung/hewan pengerat.
Lalat pasir
(Spiriverpa Lunulata)
Lalat pasir dewasa dapat terlihat dari April - September. Mereka hidup di tepi sungai berpasir dengan habitat terbuka yang bebas dari bayangan pohon. Lalat betina lebih menyukai meletakkan telur mereka di tanah basah atau dalam air.

Ciri-ciri
- Lalat dewasa panjangnya 10-11mm.
- Badannya berwarna abu-abu pucat.
- Mata berwarna coklat kemerahan.
- Kaki berwarna coklat tua kemerah-merahan.
Siklus Hidup
- Larva dapat memakan waktu hingga 2 tahun untuk berkembang dan hidup di pasir lepas.
- Pada tahap pupa, larva menjadi lingkarang atau "u" berlangsung selama 1 atau 2 minggu.
Lalat buah
(Drosophila species)
Lalat buah pada umumnya ditemukan menginfestasi buah atau berkerumun di sekitar sisa fermentasi yang ditemukan di pub, kebun buah, dan lahan sayuran dan pabrik.

Ciri-ciri
- Panjangnya 3mm.
- Berwarna kuning-coklat atau belang-belang.
- Mata berwarna merah terang.
- Perut menggantung di penerbangan, yang lambat.
- Cenderung melayang.
Siklus Hidup
- Mereka dapat berkembang biak di buah busuk, saluran air yang tidak bersih, dan bahkan peralatan pembersih.
- Menjadi dewasa dalam waktu 7-30 hari.
- Lalat dewasa hidup selama 2-9 minggu.
- Dalam kondisi suhu ideal, lalat buah dapat menyelesaikan perkembangan mereka dalam sedikitnya 1 minggu.
Lalat limbah
(Psychodidae)
Lalat limbah seringkali dihubungkan dengan tempat pembuangan sampah atau limbah, dimana larva memakan bahan organik seperti lumpur. Mereka juga dikenal dengan beberapa nama lain seperti: lalat pembuangan dan lalat ngengat.

Fakta kunci
- Panjangnya 2mm.
- Warna tubuh gelapnya muncul seperti abu-abu.
- Sayap padat ditutupi rambut dan seperti sedang memasang tenda di atas tubuh ketika beristirahat.
Ciri-ciri
- Telur menetas dalam 1-6 hari.
- Larva dalam 10-50 hari menjadi dewasa.
- Pupa dalam 1-3 hari menjadi dewasa
Lalat daging
(Family - Sarcophagidae)

Ciri-ciri
- Panjangnya 6-14mm.
- Rongga dada berwarna abu-abu terang dan mempunyai 3 garis-garis gelap memanjang.
- Perut juga berwarna abu-abu terang, bercorak bercak-bercak hitam untuk memberikan tampilan kotak-kotak.
Siklus Hidup
- Siklus hidup berlangsung selama 2-4 minggu.
- Deposito hidup larva betina pada media makanan yang cocok (ini dapat berkisar dari daging busuk atau ikan, atau kotoran hewan, atau limbah makanan yang membusuk yang ditemukan di tempat sampah).
- Larva makan selama beberapa hari, kemudia pindah dari media makan untuk menjadi kepompong di bagian lebih kering yang berdampingan.
Ketertarikan
- Mereka tertarik pada limbah busuk, kotoran, dan makanan manusia - menjadi ancaman terhadap kesehatan manusia.
Lalat kuda
(Family tabanidae)
Lalat kuda merupakan hama khusus yang ada pada hewan ternak. Serangan gigitan tanpa henti dari lalat betina dapat menyebabkan pengurangan kenaikan berat badan pada beberapa binatang.
Lalat kuda jantan merupakan pemakan nektar dan serbuk sari serta paling aktif saat siang hari. Gigitan lalat kuda juga dapat sangat menyakitkan bagi manusia.
Mereka mempunyai bagian mulut yang berkerja seperti pisau kecil yang mana mereka gunakan untuk membuka kulit dengan gerakan seperti menggunting.

Ciri-ciri
- Lalat dewasa dapat mencapai panajng 25mm.
- Berwarna hitam hingga coklat tua dengan mata hijau atau hitam.
- Lalat jantan mempunyai mata yang bersebelahan yang dengan muda membedakan mereka dari lalat betina dimana mata mereka jauh terpisah.
- Gigitan lalat kuda dapat sangat menyakitkan.
Siklus Hidup
- Musim kawin dimulai di udara dan diselesaikan di atas tanah dimana lalat betina kemudia menyimpan telur terkadang dengan sekresi mengkilap atau berkapur yang membantu melindungi dalam air.
- Telur diletakan dalam jumlah banyak dari 100 hingga 1000 telur pada permukaan vertikal menjorok ke air atay tanah basah yang mendukung perkembangan larva.
- Telur menetas 5-7 hari.
- Mereka menahan musim dingin pada tahapan larva dan pupa selama musim semi dan awal musim panas.
- Siklus hidup lalat dewasa adalah 30-60 hari. (sumber: rentokil dan sumber lainnya).
www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
Daftar Bab
Memuat bab...
Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / BacaBersahabat Dengan Nyamuk
Beli / BacaRahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / BacaMembongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / BacaPendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / BacaBersahabat Dengan Malaria
Beli / BacaAtasi Penyakit Skabies
Beli / BacaSanitasi Atasi Stunting
Beli / BacaStandar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaRahasia Kimia Cinta
Beli / BacaKesehatan Ibu & Anak
Beli / BacaMenguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / BacaSMART Sanitation
Beli / BacaPola Makan Sehat di Era Digital
Beli / BacaDunia Sanitasi Lingkungan
Beli / BacaManusia dan Lingkungan
Beli / BacaKepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / BacaKeperawatan Jiwa
Beli / BacaDasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaEpidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaKesehatan Alat Makan
Beli / BacaProduktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / BacaMindmap Penulisan Buku
Beli / BacaMenjadi Penulis Mandiri
Beli / BacaStrategi Produktif Menulis
Beli / BacaCreative Writing & Writerpreneurship
Beli / BacaMembangun Keluarga Berkualitas
Beli / BacaKebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / BacaKeluarga Penuh Cinta
Beli / BacaMelapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / BacaPernikahan Berkalung Pahala
Beli / BacaMengikat Cinta Kasih
Beli / BacaSurga Perkawinan
Beli / BacaIbu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / BacaAyahku, Guruku, Guru Kami
Beli / BacaCerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / BacaRETAKAN
Beli / BacaPecahan Cinta
Beli / BacaWhispers of the Sunset
Beli / BacaEpos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / BacaMelangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / BacaMenjadi Orang Bahagia
Beli / BacaMerajut Cinta Allah
Beli / BacaPemberdayaan Majelis Taklim
Beli / BacaBermesraan Dengan Kebaikan
Beli / BacaDear Friend
Beli / BacaTaman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca


Tulis Komentar di Bawah ini!