📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!
"Adanya sifat sabar merupakan kunci dan menjadi sumber dari segala sumber kebahagiaan dalam rumah tangga. Sabar kala susah itu penting. Tapi, sabar dikala senang jauh lebih penting. Sabar itu tidak lain ialah kemampuan untuk menunda respons dalam diri kita."Kebahagiaan Atau Kesenangan?
Oleh: Arda Dinata
Bagaimana menurut Anda?
KEBAHAGIAANrumah tangga merupakan cita-cita yang diidamkan setiap pasangan suami istri. Kebahagiaan merupakan sesuatu yang kita cari dalam hidup ini. Namun, banyak pasangan yang mencari kebahagiaan tak kunjung mendapatkannya. Hal ini dikarenakan kita sering terkecoh dengan sesuatu yang menyamar sebagai kebahagiaan, yaitu bernama kesenangan.
Banyak kalangan, termasuk pasangan suami istri yang meracukan kebahagiaan dengan kesenangan. Padahal, menurut N. Faqih Syarif H, seorang spritual motivator mengungkapkan bahwa kesenangan bersifat sementara. Kesenangan bisa dicapai dari hal-hal yang bersifat fisik. Ini menghasilkan kepuasan, tapi kepuasan yang dihasilkan tidak akan bertahan lama.
Lebih lanjut, Faqih Syarif menjelaskan bahwa kebahagiaan yang bergantung pada kesenangan fisik tidak mantap. Suatu hari, kebahagiaan itu Anda rasakan, esoknya mungkin tidak. Ketika memilih “kesenangan” dan menganggapnya sebagai “kebahagiaan”, itu artinya kita sudah berjalan ke arah yang berbeda dengan jalan kebahagiaan.
Apa itu jalan kebahagiaan? Jalan kebahagiaan adalah kebaikan. Sebab, jalan kebaikan senantiasa berakhir pada kebahagiaan, sementara jalan kesenangan (yang semu) sering kali berakhir pada kesengsaraan. Kebahagiaan itu adalah apa yang kita lakukan dan tercapainya segala sesuatu dengan ridha Allah SWT. Adapun untuk mendapatkan ridha-Nya, kuncinya kita harus melakukan segala sesuatunya berdasarkan perintah dan larangan-Nya. Inilah yang menjadikan hati kita tenang dan bahagia menikmati hidup.
Rahasia kebahagiaan
Untuk menggapai kebahagiaan, pasangan suami istri harus memperhatikan pilar-pilar dalam pernikahan, diantaranya: pandai memilih pasangan berdasarkan kualitas agama, akhlak terpuji dan keturunan yang baik. Kemudian pilar tersebut harus diperkokoh dengan interaksi positif suami istri, kerja keras dan saling memahami sifat-sifat dari pasangannya.
Di sini, pada hakekatnya orang yang berbahagia itu adalah orang yang mampu berdamai dengan dirinya, orang lain, dan Allah SWT. Dalam hal ini, menurut Arvan Pradiansyah, penulis buku Life is Beautiful, ada 7 makanan bergizi yang jika kita konsumsi dapat menciptakan kebahagiaan. Beliau menyebutnya dengan 7 Laws of Happiness (tujuh rahasia hidup yang bahagia), yaitu: sabar, syukur, sederhana, kasih, memberi, memaafkan, dan tawakkal.
Bila kita renungkan dari ketujuh hal itu, tentu betul adanya dalam menciptakan kebahagiaan rumah tangga. Adanya sifat sabar merupakan kunci dan menjadi sumber dari segala sumber kebahagiaan dalam rumah tangga. Sabar kala susah itu penting. Tapi, sabar dikala senang jauh lebih penting. Sabar itu tidak lain ialah kemampuan untuk menunda respons dalam diri kita.
Bersyukur sendiri diartikan sebagai menerima apa pun yang kita dapatkan dengan senang hati. Bagi rumah tangga yang bisa bersyukur terhadap hal-hal yang telah dimilikinya, niscaya keluarganya akan mendapatkan kenikmatan dan berkah yang tak ternilai harganya.
Sifat lainnya ialah sederhana. Perilaku sederhana ini patut kita tanamakan dalam membangun rumah tangga. Sebab, kita sering kali menghadapi masalah yang rumit dan kompleks karena kita terlalu masuk ke hal-hal yang teknis dan terperinci. Padahal rahasia kesederhanaan akan selalu mengingatkan kita akan esensi sebuah masalah dan tujuan besar yang ingin dicapai.
Untuk dapat menggapai bahagia, kita juga harus berperilaku kasih sayang. Nabi saw. pernah mengungkapkan dalam sabdanya, “Belumlah kita dapat dikatakan beriman sebelum kita mencintai orang lain sebagaimana kita mencintai diri kita sendiri.” Adapun aplikasi orang-orang yang mengasihi itu akan mewujudkannya dalam bentuk tindakan memberi. Orang yang memberi dengan dasar kasih adalah orang ikhlas. Puncaknya, memberi itu akan menghasilkan energi mencerahkan, menimbulkan rasa puas dan bahagia.
Selain itu, dalam membangun keluarga pun kita harus saling memaafkan. Menyembuhkan kenangan bukanlah dengan menghapus ingatan. Justru, memaafkan itu sebagai cara baru untuk mengenang. Sehingga kita mengubah kenangan lama menjadi harapan di masa depan.
Akhirnya, setelah berperilaku sabar, syukur, sederhana, kasih, memberi dan memaafkan, maka langkah terakhir kita harus tawakkal kepada Allah SWT. Sebab, tanpa tawakkal maka belum tentu perilaku kita itu akan menghasilkan kebahagiaan rumah tangga yang abadi.
(Arda Dinata, pengasuh Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam/MIQRA Indonesia).***
Bagaimana menurut Anda?
Arda Dinata, pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam/ MIQRA Indonesia, www.miqraindonesia.com
Pusat Pustaka Ilmu, Inspirasi dan Motivasi Menjadi Orang Sukses
Jl. Raya Pangandaran Km. 3 Kec. Pangandaran - Ciamis Jawa Barat 46396
http://www.ardadinata.web.idTags
Daftar Bab
Memuat bab...
Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / BacaBersahabat Dengan Nyamuk
Beli / BacaRahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / BacaMembongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / BacaPendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / BacaBersahabat Dengan Malaria
Beli / BacaAtasi Penyakit Skabies
Beli / BacaSanitasi Atasi Stunting
Beli / BacaStandar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaRahasia Kimia Cinta
Beli / BacaKesehatan Ibu & Anak
Beli / BacaMenguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / BacaSMART Sanitation
Beli / BacaPola Makan Sehat di Era Digital
Beli / BacaDunia Sanitasi Lingkungan
Beli / BacaManusia dan Lingkungan
Beli / BacaKepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / BacaKeperawatan Jiwa
Beli / BacaDasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaEpidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaKesehatan Alat Makan
Beli / BacaProduktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / BacaMindmap Penulisan Buku
Beli / BacaMenjadi Penulis Mandiri
Beli / BacaStrategi Produktif Menulis
Beli / BacaCreative Writing & Writerpreneurship
Beli / BacaMembangun Keluarga Berkualitas
Beli / BacaKebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / BacaKeluarga Penuh Cinta
Beli / BacaMelapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / BacaPernikahan Berkalung Pahala
Beli / BacaMengikat Cinta Kasih
Beli / BacaSurga Perkawinan
Beli / BacaIbu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / BacaAyahku, Guruku, Guru Kami
Beli / BacaCerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / BacaRETAKAN
Beli / BacaPecahan Cinta
Beli / BacaWhispers of the Sunset
Beli / BacaEpos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / BacaMelangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / BacaMenjadi Orang Bahagia
Beli / BacaMerajut Cinta Allah
Beli / BacaPemberdayaan Majelis Taklim
Beli / BacaBermesraan Dengan Kebaikan
Beli / BacaDear Friend
Beli / BacaTaman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca
Tulis Komentar di Bawah ini!