Arda Dinata
Arda Dinata
Arda Dinata adalah penulis storytelling religius yang dikenal dengan gaya penulisannya yang lembut, empatik, dan tidak menggurui. Dengan pengalaman menulis ratusan ribu konten inspiratif yang menyentuh pembaca.
🌐 Jaringan Blog Arda Dinata
Logo Buku dan Novel Inspiratif Online
Temukan lebih banyak
Memuat daftar buku...
Zakat Dalam Mengatasi Kemiskinan
Arda Dinata
Dilihat ... Bab

📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!


Zakat Dalam Mengatasi Kemiskinan

Oleh ARDA DINATA

http://www.infozakat.com/kontes 

“Resep untuk memperbaiki kualitas kehidupan bangsa adalah bergerak dalam kebaikan. Dan ibadah haji merupakan ibadah bergerak.”
(Drs.H.Ahmad Yani).


            UNGKAPAN dari ketua Lembaga Pengkajian & Pengembangan Dakwah (LPDD) Khairu Ummah, Drs.H. Ahmad Yani, di atas, tentu memiliki keterkaitan yang erat dalam rangka mengurai benang kusut dari fenomena kemiskinan yang mendera masyarakat Indonesia.
            Melalui tulisan ini, penulis mencoba mediskusikan dan mencari jalan keluar tentang kemiskinan itu. Lebih-lebih ritual dari ibadah haji itu banyak mengandung hikmah yang dapat kita aplikasikan dalam mengatasi beban kemiskinan di negeri ini. Intinya bagimana kita seharusnya bergerak dalam mengatasi berbagai kemiskinan saat ini?
            Setiap kita, tentu setuju kalau ibadah haji merupakan ibadah bergerak. Bukti bergeraknya ibadah haji ini dapat digambarkan seperti berikut: para jamaah haji bergerak dari rumahnya menuju ke asrama haji. Kemudian, para jamaah harus bergerak lagi menuju bandara. Sesudah naik pesawat, mereka diterbangkan menuju bandara King Abdul Aziz, Jedah. Dari sini harus bergerak lagi menuju Madinah bagi jamaah gelombang pertama, untuk selanjutnya menuju Makkah.
            Sementara itu, untuk jamaah gelombang kedua, setelah berihram dari Jeddah langsung ke Makkah. Di sana, jamaah langsung menunaikan umrah hingga tahallul. Selama beberapa hari di Makkah, para jamaah sudah harus bergerak lagi untuk melaksanakan puncak ibadah haji. Mereka harus bergerak lagi menuju Arafah untuk wuquf, dan malam hari menuju Muzdalifah untuk mabit dan mengumpulkan batu.
            Baru, keesokan harinya melontar di Mina, tawaf ifadhah di Makkah kembali lagi ke Mina untuk melontar hingga selesai. Lalu, kembali lagi ke Makkah untuk bersiap meninggalkan Makkah menuju tanah air. Sebelum meninggalkan Makkah, para jamaah bergerak lagi untuk melakukan tawaf wada, yakni tawaf perpisahan dengan ka’bah.

Pelajaran bergerak

            Dalam rangkaian ibadah haji, menurut Ahmad Yani, kita bisa mengambil pelajaran bahwa setiap muslim –apalagi mereka yang sudah haji— seharusnya mau bergerak untuk memperbaiki keadaan. Setiap muslim harus bergerak mencari nafkah dan mencari ilmu, bergerak untuk menyebarkan, menegakkan dan memperjuangkan nilai-nilai kebenaran, bergerak untuk memberantas kemaksiatan dan kemungkaran.
            Dalam konteks kemiskinan, hal tersebut berarti seorang muslim jangan sampai diam saja (pasif) menerima kenyataan yang tidak baik, apalagi bila itu berarti berserah diri kepada Allah atas apa yang akan diperoleh sesudah berusaha secara maksimal.
Dengan lain perkataan, pelajaran ibadah haji ini salah satunya adalah dapat menumbuhkan dan memantapkan rasa solidaritas sosial dengan sesama. Sehingga diharapkan kesenjangan sosial antara yang mampu dengan yang kurang mampu bisa dijembatani. Sehingga sangatlah tepat, bila ritual ibadah qurban dalam rangkaian ibadah haji itu merupakan sarana bagi si miskin untuk mencicipi sebagian kecil harta orang–orang kaya.
Lebih lengkap lagi, dalam memaknai kegiatan bergerak dalam kebaikan untuk mengatasi kemiskinan, Dr. Yusuf Qardhawi dalam bukunya Musykilatul Fakri Wa Kaifa 'Aalajahal Islam menyebutkan ada enam kiat yang harus dilakukan kaum muslimin untuk mengatasi kemiskinan. Pertama, bekerja. Bekerja merupakan keharusan mutlak yang harus dilakukan oleh seorang muslim guna memperoleh rizki yang telah disediakan Allah Swt, bahkan kalau perlu, seorang muslim berjalan ke berbagai penjuru dunia ini dan meraih rizki yang halal.
Pokoknya, bekerja adalah senjata utama untuk memerangi kemiskinan, modal pokok dalam mencapai kekayaan dan faktor dominan dalam menciptakan kemakmuran dunia. Ini berarti seorang muslim harus memiliki ilmu dan keterampilan agar dia bisa bekerja dan membuka lapangan pekerjaan serta menumbuhkan pada dirinya semangat untuk bekerja.
Kedua, mencukupi keluarga yang lemah. Pada dasarnya mengatasi kemiskinan adalah dengan bekerja dan berusaha. Tapi pada masyarakat kita begitu banyak orang yang tidak bisa bekerja, bukan karena mereka malas bekerja dan berusaha, tapi karena mereka adalah orang-orang yang lebih yang kebutuhannya harus dipenuhi oleh anggota keluarganya yang lain dan masyarakat muslim. Mereka itu adalah janda yang ditinggal mati suaminya tanpa ditinggalkan harta yang cukup, anak-anak kecil yang yatim sehingga mereka belum bisa mandiri, orang-orang yang sudah lanjut usia, orang yang berpenyakit menahun, orang yang cacat dan sebagainya.
Ketiga, zakat. Zakat merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh kaum muslimin. Kewajiban zakat sama kedudukannya dengan kewajiban shalat, karenanya dalam banyak ayat dan hadits perintah shalat dirangkai dengan perintah zakat yang berarti seorang muslim tidak sempurna keislamannya tanpa menunaikan keduanya.
Keempat, dana bantuan perbendaharaan Islam. Qardhawi menjelaskan bahwa mengatasi kemiskinan juga bisa dengan dana bantuan Islam yang berasal dari berbagai sumber yang diperoleh baitul maal. Karena itu kekayaan-kekayaan umum pada suatu negara harus diarahkan untuk mengatasi kemiskinan dan karenanya dia tidak boleh dikuasi oleh satu atau sekelompok orang untuk kepentingan mereka. Oleh karena itu, negara dan lembaga-lembaga Islam harus mengupayakan dapat mengatasi kemiskinan dengan berbagai cara dengan memanfaatkan potensi harta negara yang ada.
Kelima, keharusan memenuhi hak selain zakat. Disamping zakat, masih ada pengeluaran seorang muslim yang harus dilakukan dalam upaya mengatasi kemiskinan dalam kaitannya dengan hubungan tertentu dengan sesama muslim. Misalnya: kewajiban membantu tentangga miskin; ibadah qurban pada hari raya Idul Adha yang dagingnya dibagikan kepada mereka yang miskin; mengeluarkan kafarat, fidyah, dan melakukan al hadyu (berqurban karena pelanggaran dalam ibadah haji).
Keenam, shadaqah suka rela dan kebajikan individu. Selain kewajiban-kewajiban dalam kaitan harta yang harus ditunaikan oleh seorang muslim, untuk mengatasi kemiskinan, Islam juga memberikan rangsangan kepada kaum muslimin untuk memiliki akhlak yang agung yang dalam hal dermawan dan murah hati. Di antara bentuk-bentuknya adalah waqaf dan hibah terhadap harta yang dimilikinya seperti kendaraan, tanah, rumah dan sebagainya.
Dari berbagai kegiatan bergerak dalam kebaikan mengatasi kemiskinan seperti digambarkan di atas, tentu sedikit banyak hal itu akan berdampak pada penurunan jumlah angka kemiskinan yang ada di negeri ini. Untuk itu, mari mulai sekarang setiap komponen bangsa bergerak menggelorakan kebaikan dan kebenaran.
Terkait dengan presfektif mengatasi kemiskinan di Indonesia, apa yang diungkapkan Irfan Syauqi Beik, mahasiswa S2 jurusan Ekonomi Islam, International Islamic University Islamabad, Pakistan, tentu juga sangat relevan untuk diterapkan. Adapun langkahnya, antara lain berupa:  Pertama, membangun sistem pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Ini adalah prasyarat utama di dalam melakukan upaya perbaikan ekonomi. Kedua, membangun institusi zakat, infak, dan shadaqah yang kuat, amanah, dan profesional. Ketiga, membangun sistem perekonomian yang bebas bunga. Institusi-institusi ekonomi seperti perbankan, asuransi, koperasi, pegadaian, dll., haruslah bebas dari perhitungan unsur bunga.
Keempat, memberi masyarakat kesempatan untuk mengakses secara langsung pada pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan alam, dan mencegah praktek-praktek monopoli dan diskriminasi yang merugikan. Kelima, dalam upaya mengentaskan kemiskinan, pemerintah harus memberikan garansi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jaminan sosial ini diberikan terutama kepada kelompok masyarakat yang kurang mampu. Keenam, pemerintah harus berani mengambil jarak dengan berbagai kekuatan donasi internasional, terutama IMF, dan menolak segala intervensi yang dilakukan.
Akhirnya, dengan memahami makna dan symbol ibadah haji kita tentu dituntut untuk mampu mengatasi problema kemiskinan. Di sini, kuncinya ada pada kemauan dari setiap anak bangsa untuk selalu berusaha bergerak mengatasi segala hal yang menyebabkan terjadinya kemiskinan itu sendiri. Sementara bagi pemerintah, kiranya bisa mencontoh keberhasilan khalifah Umar bin Abdul Aziz dalam mengentaskan kemiskinan, yaitu berupa kemampuannya didalam mengelola dan memanfaatkan dana zakat untuk masyarakat. Jadi, sebenarnya apa yang kurang dari potensi umat yang besar ini dalam mengatasi kemiskinan? Wallahu’alam.***
ARDA DINATA, Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia.

Tags

Daftar Bab
Memuat bab...

Tulis Komentar di Bawah ini!

Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Nyamuk
Bersahabat Dengan Nyamuk
Beli / Baca
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / Baca
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / Baca
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Malaria
Bersahabat Dengan Malaria
Beli / Baca
Atasi Penyakit Skabies
Atasi Penyakit Skabies
Beli / Baca
Sanitasi Atasi Stunting
Sanitasi Atasi Stunting
Beli / Baca
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Rahasia Kimia Cinta
Rahasia Kimia Cinta
Beli / Baca
Kesehatan Ibu dan Anak
Kesehatan Ibu & Anak
Beli / Baca
Menguasai Kecerdasan Buatan AI Untuk Pemula
Menguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / Baca
SMART Sanitation
SMART Sanitation
Beli / Baca
Pola Makan Sehat di Era Digital
Pola Makan Sehat di Era Digital
Beli / Baca
Dunia Sanitasi Lingkungan
Dunia Sanitasi Lingkungan
Beli / Baca
Manusia dan Lingkungan
Manusia dan Lingkungan
Beli / Baca
Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Manajemen Proyek
Kepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / Baca
Keperawatan Jiwa
Keperawatan Jiwa
Beli / Baca
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Kesehatan Alat Makan
Kesehatan Alat Makan
Beli / Baca
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / Baca
Mindmap Penulisan Buku
Mindmap Penulisan Buku
Beli / Baca
Menjadi Penulis Mandiri
Menjadi Penulis Mandiri
Beli / Baca
Strategi Produktif Menulis
Strategi Produktif Menulis
Beli / Baca
Creative Writing dan Writerpreneurship
Creative Writing & Writerpreneurship
Beli / Baca
Membangun Keluarga Berkualitas
Membangun Keluarga Berkualitas
Beli / Baca
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / Baca
Keluarga Penuh Cinta
Keluarga Penuh Cinta
Beli / Baca
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / Baca
Pernikahan Berkalung Pahala
Pernikahan Berkalung Pahala
Beli / Baca
Mengikat Cinta Kasih
Mengikat Cinta Kasih
Beli / Baca
Surga Perkawinan
Surga Perkawinan
Beli / Baca
Ibu Cinta Yang Tak Berbatas
Ibu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / Baca
Ayahku Guruku Guru Kami
Ayahku, Guruku, Guru Kami
Beli / Baca
Cerdas dan Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Cerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / Baca
RETAKAN
RETAKAN
Beli / Baca
Pecahan Cinta
Pecahan Cinta
Beli / Baca
Whispers of the Sunset
Whispers of the Sunset
Beli / Baca
Epos Aurora Petualangan di Alam Semesta
Epos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / Baca
Melangkah Dalam Cahaya Prinsip Hidup Ala Rasulullah
Melangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / Baca
Menjadi Orang Bahagia
Menjadi Orang Bahagia
Beli / Baca
Merajut Cinta Allah
Merajut Cinta Allah
Beli / Baca
Pemberdayaan Majelis Taklim
Pemberdayaan Majelis Taklim
Beli / Baca
Bermesraan Dengan Kebaikan
Bermesraan Dengan Kebaikan
Beli / Baca
Dear Friend
Dear Friend
Beli / Baca
Taman-Taman Kebeningan Hati
Taman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca