Arda Dinata
Arda Dinata
Arda Dinata adalah penulis storytelling religius yang dikenal dengan gaya penulisannya yang lembut, empatik, dan tidak menggurui. Dengan pengalaman menulis ratusan ribu konten inspiratif yang menyentuh pembaca.
🌐 Jaringan Blog Arda Dinata
Logo Buku dan Novel Inspiratif Online
Temukan lebih banyak
Memuat daftar buku...
Surga, Sabar, dan Syukur
Arda Dinata
Dilihat ... Bab

📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!

Islam: A Short History (Modern Library Chronicles)The Politically Incorrect Guide to Islam (and the Crusades)Unveiling Islam: An Insider's Look at Muslim Life and BeliefsIslam: What the West Needs to Know 

Surga, Sabar, dan Syukur

Oleh ARDA DINATA

KEHIDUPAN itu harapan. Ia adalah rangkaian irama amal yang akan menghantarkan seseorang pada tujuan hidup. Harapan-harapan itu harusnya seirama dan mendukung pencapaian tujuan hidup kita. Namun, nyatanya banyak harapan dan tujuan hidup itu tidak saling mendukung sehingga kehidupan kita berujung pada kekecewaan.





Your Ad Here

Dalam Islam ada rangkaian kata yang begitu indah, yaitu: surga, sabar, dan syukur. Ketiga kata itu saling terkait dan mendukung satu sama lain. Ketiga kata itu dalam hidup seorang Muslim menjadi kata yang akan bersinggungan dalam membangun realita kehidupannya.

Ada sebuah riwayat yang pas untuk mengilustrasikan kondisi seperti itu, yaitu apa yang diungkap Ash-Shabuni (1988, 1:382). Diriwayatkan bahwa seorang laki-laki yang buruk rupa memiliki istri yang sangat cantik. Pada suatu hari si istri melihat suaminya, lalu bergumam, ”Alhamdulillah.”

Suaminya berkata, ”Ada apa?”

Dia menjawab, ”Aku memanjatkan puji kepada Allah yang telah menjadikan diriku dan dirimu sebagai ahli surga, sebab engkau dianugerahi rezeki, lalu bersyukur, aku pun diberi rezeki berupa suami sepertimu, lalu aku bersabar. Sungguh Allah telah menjanjikan surga bagi orang yang bersabar dan bersyukur.”

Jadi, ahli surga itu merupakan rangkaian akumulasi amal kita dalam membangun rasa sabar dan syukur. Inilah salah satu kunci ahli surga yang patut kita bina, perjuangkan, dan aplikasikan dalam hidup keseharian seorang Muslim. Lalu, apa sesungguhnya makna sabar dan syukur itu?

Menurut Syekh Al Hakim At Tirmidzi (205 H-320 H), yang dimaksud syukur adalah menyadari karunia yang Allah berikan pada dirinya, sedangkan yang dimaksud dengan sabar adalah tetap dalam kedudukannya bersama Tuhan.

Sementara itu, dilihat dari segi bahasa, syukur adalah terbukanya kalbu hingga karunia Tuhan tampak padamu. Di dadamu, karunia Allah selalu terlihat pada sesuatu yang Dia berikan padamu. Diriwayatkan dari Al Hasan Al Bashri bahwa Musa bertanya, ”Tuhan, bagaimana cara Adam bersyukur kepada-Mu?” Tuhan menjawab, ”Dia mengetahui hal itu bersumber dari-Ku, itulah bentuk syukurnya.”

Untuk sabar sendiri, ia terambil dari kata Ashbaar, yang bermakna menjadikan sesuatu sebagai objek atau meninggikan sesuatu untuk menjadi sasaran busur panah. Jadi, sabar terwujud dalam bentuk keteguhan hamba untuk menerima panah ketentuan Tuhan, bagaikan sasaran busur panah manusia yang tidak miring ke kiri atau ke kanan. Ia tidak bergeser dari tempatnya, sebab syarat untuk menjadi hamba Tuhan adalah percaya dan pasrah.

Lebih jauh At Tirmidzi mengungkapkan, syukur merupakan substansi iman, sedangkan sabar merupakan substansi Islam. Ketika seorang hamba merasa tenang bersama Tuhan, maka dia disebut mukmin. Namun, ketika menyerahkan diri sebagai hamba, maka dia disebut Muslim. Keduanya terwujud dalam waktu bersamaan, sebab kalbu dalam kondisi bergerak dan bingung mencari Tuhan. Ketika mendapat rahmat, cahaya, dan petunjuk, maka kalbu menjadi tenang dan stabil sehingga disebut beriman. Sebaliknya, ia menjadi gelisah dan gusar ketika cemas terhadap sesuatu. Tatkala rasa cemas itu hilang, maka kalbu kembali tenang hingga disebut beriman.

Atas dasar pemetaan tersebut, maka keberadaan sabar dan syukur ini bagi umat Islam harusnya memunyai tempat yang khusus di dalam pribadinya yang diaplikasikan dalam perilaku hidup keseharian. Lalu, bagaimana kita semestinya menempatkan dan membangun rasa sabar dan syukur sebagai kunci surga ini dalam menjalankan kehidupan sehari-hari?

Sifat dan perilaku bersyukur ini semestinya kita awali dengan mengenal nikmat, karena mengenal nikmat itu adalah jalan untuk mengenal Sang Pemberi nikmat. Pada tataran ini, Ibn Al Qayyim dalam Madaarij Al Salikin menuliskan kalau pengertian syukur ada tiga, yaitu (1) mengenal nikmat, (2) menerimanya, dan (3) memujinya.

Mengenal nikmat terwujud lewat rasa papa dan butuh kepada-Nya. Memuji adalah dengan memuji Zat Yang Memberi nikmat. Wujudnya ada yang bersifat umum (menyadari-Nya sebagai Zat Yang Maha Pemurah dan banyak memberi) dan yang bersifat khusus (menceritakan nikmat Allah yang diberikan lewat dirinya). Hal terakhir ini sesuai dengan yang dijelaskan dalam firman Allah, ”Ada pun yang terkait dengan nikmat Tuhanmu, maka ceritakanlah.”

Ada pun sabar ini adalah berwujud ujian untuk melihat kebaikan dan keburukanmu. Dengan cara seperti itu, tentu akan terlihat diri kita apakah tetap teguh dihadapan-Nya dan apakah kita siap menjadi sasaran tembak-Nya. Lebih jauh, perilaku tersebut juga akan menampakkan gambaran kejujuran seseorang. Yakni apakah dia memujimu untuk melihat bahwa dirimu benar-benar bersyukur? Allah berfirman dalam Q.S. Ibrahim (14):5, ”dalam semua kejadian itu terdapat bukti kekuasaan Allah bagi orang yang selalu sabar dan bersyukur.”

Akhirnya, terlihat jelas dari ayat di atas, kalau Allah mengungkap kata sabar dengan pola fa’al dan mengungkap kata syukur dengan pola fa’ul. Dia mendahulukan sabar sebelum syukur, karena sikap sabar memperlihatkan rasa syukur. Syukur tersebut tersimpan di dalamnya, sebagaimana api tersembunyi di dalam batu. Ujian ibarat sebatang kayu yang memunculkan api lewat bara. Ketika batu tersebut dinyalakan, maka tampaklah api yang tersembunyi tadi.

Lantas, apakah kita selama ini sudah berperilaku sabar dan syukur untuk meraih surga-Nya? Lebih-lebih pada masa globalisasi yang penuh godaan dan tantangan ini, tiap Muslim dituntut untuk berperilaku sabar dan syukur dalam kehidupan sehari-hari dan menjalankan ibadah di dalamnya. Wallahualam.***

Penulis, motivator dan pendiri Majelis Inspirasi Alquran & Realitas Alam (Miqra) Indonesia.

NB: Artikel ini telah dimuat di HU PIKIRAN RAKYAT Bandung, edisi Hari Jumat, tanggal 8 Januari 2010 dalam rubrik Renungan Jumat.


Share on Facebook [NB: Jika anda suka artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK anda. Terimakasih.]
Daftar Bab
Memuat bab...

Tulis Komentar di Bawah ini!

Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Nyamuk
Bersahabat Dengan Nyamuk
Beli / Baca
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / Baca
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / Baca
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Malaria
Bersahabat Dengan Malaria
Beli / Baca
Atasi Penyakit Skabies
Atasi Penyakit Skabies
Beli / Baca
Sanitasi Atasi Stunting
Sanitasi Atasi Stunting
Beli / Baca
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Rahasia Kimia Cinta
Rahasia Kimia Cinta
Beli / Baca
Kesehatan Ibu dan Anak
Kesehatan Ibu & Anak
Beli / Baca
Menguasai Kecerdasan Buatan AI Untuk Pemula
Menguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / Baca
SMART Sanitation
SMART Sanitation
Beli / Baca
Pola Makan Sehat di Era Digital
Pola Makan Sehat di Era Digital
Beli / Baca
Dunia Sanitasi Lingkungan
Dunia Sanitasi Lingkungan
Beli / Baca
Manusia dan Lingkungan
Manusia dan Lingkungan
Beli / Baca
Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Manajemen Proyek
Kepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / Baca
Keperawatan Jiwa
Keperawatan Jiwa
Beli / Baca
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Kesehatan Alat Makan
Kesehatan Alat Makan
Beli / Baca
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / Baca
Mindmap Penulisan Buku
Mindmap Penulisan Buku
Beli / Baca
Menjadi Penulis Mandiri
Menjadi Penulis Mandiri
Beli / Baca
Strategi Produktif Menulis
Strategi Produktif Menulis
Beli / Baca
Creative Writing dan Writerpreneurship
Creative Writing & Writerpreneurship
Beli / Baca
Membangun Keluarga Berkualitas
Membangun Keluarga Berkualitas
Beli / Baca
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / Baca
Keluarga Penuh Cinta
Keluarga Penuh Cinta
Beli / Baca
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / Baca
Pernikahan Berkalung Pahala
Pernikahan Berkalung Pahala
Beli / Baca
Mengikat Cinta Kasih
Mengikat Cinta Kasih
Beli / Baca
Surga Perkawinan
Surga Perkawinan
Beli / Baca
Ibu Cinta Yang Tak Berbatas
Ibu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / Baca
Ayahku Guruku Guru Kami
Ayahku, Guruku, Guru Kami
Beli / Baca
Cerdas dan Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Cerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / Baca
RETAKAN
RETAKAN
Beli / Baca
Pecahan Cinta
Pecahan Cinta
Beli / Baca
Whispers of the Sunset
Whispers of the Sunset
Beli / Baca
Epos Aurora Petualangan di Alam Semesta
Epos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / Baca
Melangkah Dalam Cahaya Prinsip Hidup Ala Rasulullah
Melangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / Baca
Menjadi Orang Bahagia
Menjadi Orang Bahagia
Beli / Baca
Merajut Cinta Allah
Merajut Cinta Allah
Beli / Baca
Pemberdayaan Majelis Taklim
Pemberdayaan Majelis Taklim
Beli / Baca
Bermesraan Dengan Kebaikan
Bermesraan Dengan Kebaikan
Beli / Baca
Dear Friend
Dear Friend
Beli / Baca
Taman-Taman Kebeningan Hati
Taman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca